12/27/2012




PKM Wirausaha Handicraft Kain Perca




BAB I
PENDAHULUAN
1.1  LATAR BELAKANG
Perkembangan usaha kecil menengah (UKM) begitu pesat seiring dengan berkembangnya teknologi informasi. UKM memegang peranan penting pada perekonomian, karena UKM berfungsi sebagai penyeimbang dalam siklus hidup suatu industri. Pesatnya pertumbuhan UKM mempengaruhi produksi limbah dan pencemaran lingkungan. Hal ini disebabkan karena sebagian besar UKM yang ada memproduksi barang dari barang setengah jadi, dan sisa hasil proses produksinya menjadi sampah dan tidak di olah lagi. Sebenarnya ada beberapa jenis limbah yang dapat di daur ulang menjadi produk yang bernilai ekonomis dan memiliki nilai fungsi yang berbeda dari sebelumnya. Sebut saja limbah hasil garmen atau konveksi dan tailor yang berupa sisa-sisa kain atau kain perca. dengan ide kreatif dan inovatif kain perca yang terbuang ini dapat diolah kembali menjadi produk-produk unik dan variatif.
Pangsa pasar penjualan souvenir dan kerajinan tangan (handicraft) sangat bagus, terlebih pasca pembangunan jembatan Suramadu sebagai jembatan penghubung perekonomian kota Bangkalan. Banyak pengunjung berdatangan untuk melihat pesona jembatan penghubung surabaya dan madura ini, namun tak hanya itu pengunjung yang berdatangan juga berbelanja souvenir khas madura seperti pecut, celurit, batik dan lain-lain. Namun dari macam-macam souvenir dan kerajinan tangna yang ditawarkan masih belum ditemukan pemanfaatan kain perca secara totalitas. Dan sebagian besar pengunjung banyak tertarik pada batik.
                        Bangkalan terbilang banyak memiliki UKM yang bergerak dibidang garmen. Dapat               diprediksi seberapa banyak kain perca yang di buang begitu saja. Kondisi ini memberi kami inspirasi untuk membuat sesuatu yang baru dengan memanfaatkan limbah produksi garmen yang

berupa kain perca sebagai bahan baku produk buatan kami.  Dengan kombinasi perca kain batik dan perca kain polos  diharapkan mampu menarik perhatian konsumen dan menjadikan kerajinan tangan kain perca ini menjadi oleh-oleh khas madura yang unik dari sekian banyak jenis souvenir dan kerajinan tangan.


1.1  TUJUAN PROGRAM


Adapun tujuan dari proposal ini adalah:
1.      Mengembangkan usaha daur ulang dari kain perca di lingkungan masyarakat.
2.      Menciptakan produk souvenir yang lebih inovatif.
3.      Memanfaatkan peluang pasar dibidang souvenir yang masih sedikit macamnya di Madura.
4.      Sebagai salah satu upaya kepedulian terhadap lingkungan.

1.2  LUARAN YANG DIHARAPKAN

Adapun luaran yang diharapkan pada program ini adalah :
1.      Mampu menghasilkan produk souvenir yang menarik dan inovatif.
2.      Mampu bersaing dengan usaha produk UKM yang lainnya sehingga usaha ini pantas untuk dikembangkan.
3.      Mampu memberi peluang lapangan kerja.
4.      Membantu mengurangi produksi sampah yang dihasilkan beberapa UKM terkait.
 



BAB II
PROFIL PERUSAHAAN
2.1         GAMBARAN  UMUM  USAHA
            Kain perca merupakan limbah industri garmen. Kain perca ini dapat di olah kembali menjadi barang yang memiliki nilai lebih dari fungsinya. Dengan memanfaatkan kain perca ini kami mengolahnya menjadi kerajinan tangan unik dengan memanfaatkan keterampilan menjahit yang kami miliki. Hasil dari kerajinan tangan ini nantinya akan berupa seperti : tas, tas laptop, dompet, kotak pensil, album foto, ikat rambut dan pin atau bross. Kain perca ini sebagai bahan utama handicraft dan bahan-bahan yang lainnya sebagai pelengkap.
2.2       KEUNGGULAN PRODUK
            Handicraft dapat diperoleh dengan harga yang relatif murah dan dapat di nikmati oleh semua kalangan. Dan kami juga menerima pesanan sebagai souvenir pernikahan. Handicraft yang bervariatif ini menarik minat banyak konsumen karena tersedia banyak pilihan yang berbeda-beda. Handicraft yang kami buat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan konsumen.
2.3       LOKASI USAHA
Lokasi usaha di Perum Nilam MB 26 Bangkalan. Dan produk dipasarkan dengan cara menitipkan barang di retail-retailyang ada di Bangkalan.
2.4       ASPEK TEKNIS PRODUKSI
                        Kain perca dipasok dari tiap-tiap industri garmen, khususnya tailor-tailor yang ada di Bangkalan. Beberapa produk dijahit dengan mesin jahit dengan pola yang telah ditentukan. Terakhir dihias dengan bunga atau pita kain perca, dan beberapa ornamen lainnya sebagai pemanis yang menarik minat konsumen.

2.5       ASPEK PEMASARAN
                        Handicraft dijual dengan cara menitipkan barang pada beberapa toko souvenir di Bangkalan dan dengan penjualan melalui on-line melalui jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan blog. Kami juga menerima pesanan untuk souvenir pernikahan. Karena prospek penjualan souvenir untuk pernikahan lebih menguntungkan meskipun musiman.
3.2. GAMBARAN PERSAINGAN
Melihat pangsa pasar yang ada di Bangkalan ini khususnya. Usaha ini mesih belum dilirik dan digeluti. Sebagian besar usaha yang bergerak dibidang souvenir masih menggunakan bahan baku yang mahal sehingga harga jual masih tinggi dan kurangnya pilihan produk yang ada di pasar.






No comments:

Post a Comment

Post a Comment